Ujang yang sudah sampai bersama Romeo di rumah keluarga Fani memarkirkan mobil di halaman rumah itu begitu pintu pagar besar nan tinggi terbuka. "Tuan, mari," kata Ujang. "Terima kasih," kata Romeo. Romeo dan beberapa pengawal melangkahkan kaki mendekati Alex yang sudah menunggu mereka dengan senyum ramahnya. "Tuan Romeo yang terhormat ada apa tiba-tiba datang ke kediaman sata?" tanya Alex. "Aku tidak mau basa-basi. Bisa kita masuk ke dalam?" tanya Romeo. "Oh, bisa banget. Silahkan," jawab Alex. Alex bersama Romeo melangkahkan kaki masuk ke dalam. Begitu sudah di dalam rumah, Alex meminta pelayan untuk menyiapkan minuman untuk mereka. "Tuan Alex tidak perlu repot-repot," kata Romeo. "Tidak akan ada racunnya," balas Alex. "Sebagai pebisnis saya harus waspada," kata Romeo sambil me

