Pelukan hangat dari seorang wanita yang paling dia rindukan kembali terasa. Dia merasa wanitanya lebih berisi dari sebelum dia pergi mengernyitkan dahi. "Tamtamku, kamu tidak memikirkan aku hingga dapat makan yang banyak?" tanya Justin. Tamara menatap tajam Justin. "Kakak tega ejek aku gendut. Ini kan gara-gara anak kita yang bikin aku gendut," jawab Tamara kerus. "Kamu hamil?" tanya Justin. "Iya, Kak," jawab Tamara. Justin seketika langsung berlutut lalu mengusap lembut perut Tamara. Dia sangat bahagia dengan kabar yang mengejutkan ini. "Robbin, tolong urus administrasi dan perpindahan kamar setelah papanya Renata kelar ditangani," perintah Romeo melihat Robbin baru saja tiba. Tidak lama dokter keluar dari ruangan UGD dan mengatakan bahwa Ken selamat karena peluru itu tidak mengena

