Tamara mengusir Anthony, tapi pria itu terus saja memohon maaf dan meminta Tamara untuk tetap menjadi temannya. "Pengawal, bawa dia pergi!" teriak Justin. Justin melihat Anthony dan Rico diseret keluar dari ruangan itu menatap tajam pria itu. "Fani ada di penjara dan lebih baik kau urus saja dia daripada mengganggu istri orang!" teriak Justin. Anthony yang diseret keluar sebenarnya ragu tentang anak di kandungan Fani, tapi dia berpikir akan melakukan tes DNA. "Lepaskan saya, saya bisa jalan sendiri ke mobil," kata Anthony. Anthony bersama Rico masuk ke dalam mobil. Dia mulai melajukan mobilnya menuju ke kantor polisi tempat Fani berada. "Tuan, itu benaran anak kamu?" tanya Rico. Anthony tentu saja tidak mau mengaku. Dia merasa Fani itu bisa saja tidur dengan banyak pria. "Aku juga

