Meet My Girl

1046 Kata

Tamara makin menangis kencang. "Max, aku sangat yakin kamu dapat menemukan perempuan yang mencintaimu dan lebih baik dari aku," lirih Tamara. "Aku sangat mencintai kamu, Tamara," kata Max. "Itu cuma obsesi kamu aja. Max, dengerin aku, ini demi masa depan kamu. Apa kamu tidak kasihan sama mama kamu?" tanya Tamara. Max menggeram kesal. Kalau sudah membahas mamanya, dia tidak tidak bisa berpikir lagi. "Aku pergi. Kamu pikirkan baik-baik tawaran aku," kata Max. Max pergi meninggalkan Tamara di kamar membuat Tamara menghelakan napas kasar. "Aku harus pergi dari sini," gumam Tamara. Mata Tamara tanpa sengaja melihat ponsel Max berada di atas meja dengan pelan mengambilnya. Dia langsung mengetik nomor telepon Romeo. "Hallo, ini siapa?" tanya Romeo. "Papa, ini Tamara. Max dan Fani bekerj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN