11

897 Kata
Napi” begitulah sebagian temenku memberi nama julukan lantaran rabat rambutku yang tak jarang plontos telor ceplok misalnya Narapidana sewaktu jaman saya SMA, saya dari berdasarkan Bangkalan Madura kelahiran 84 & temenku yg dijuluki “Ubur-ubur”(Almarhum) sang sebagian temennya akan tetapi saya sendiri gak memahami kenapa beliau dijuluki itu, temen berdasarkan desa sebelah kelahiran 79, saya kuliah pada keliru satu PT dimadura semester lima dalam tahun 2004 dimana kisah ini berlangsung sebelum Ubur-ubur mangkat tahun 2006 dampak Drugs, sedangkan Ubur-ubur kuliah pada Perguruan Tinggi Swasta Malang yang kampusnya deket menggunakan kos-kosan dijalan “Tripple S” saya konfiden pembaca yg pernah kuliah pada Malang pernah denger nama itu, Kos-Kosan Putra-Putri yang populer Bebas & sepengetahuanku gak terdapat cowok ato cewek alim yg kos disana & pula lantaran tak jarang main-main kesanalah saya memahami yg namanya pergaulan bebas, yahhh Ubur-ubur Masih ngekos disitu hingga ketika itu & gak lulus-lulus lantaran dampak pergaulannya itu. Pagi itu saya diajak Ubur-ubur buat menemani beliau memperbaiki pompa air dirumah seseorang partikelir kelas kakap yg memiliki poly daerah kekuasaan pada wilayah Surabaya, pula punya usaha-usaha hiburan malam, usaha besi tua , & kemungkinan pula usaha-usaha illegal lainnya. Bang “Komet”(Alias) nama yang hampir semua partikelir-partikelir daerah madura-surabaya memahami, partikelir sekelas Hercules ato John Kei kalo pada Jakarta. Bokapnya Ubur-ubur merupakan seseorang tukang ledeng yang populer hampir satu kota lantaran beliau pernah ikut proyek pemipaan PDAM pada kota kami & pula lantaran masih jarangnya tukang ledeng pada wilayah kami. Sering kali kalo Ubur-ubur lagi terdapat pada Madura beliau disuruh memperbaiki mesin pompa air ato pemasangan pipa dll, yahh sebenernya sih bahasa kasarnya ngasih uang rokok secara gak eksklusif ke kita yg memang masih belum kerja & kebetulan Ubur-ubur udah memahami poly mengenai kerjaan bokapnya itu.Napi” begitulah sebagian temenku memberi nama julukan lantaran rabat rambutku yang tak jarang plontos telor ceplok misalnya Narapidana sewaktu jaman saya SMA, saya dari berdasarkan Bangkalan Madura kelahiran 84 & temenku yg dijuluki “Ubur-ubur”(Almarhum) sang sebagian temennya akan tetapi saya sendiri gak memahami kenapa beliau dijuluki itu, temen berdasarkan desa sebelah kelahiran 79, saya kuliah pada keliru satu PT dimadura semester lima dalam tahun 2004 dimana kisah ini berlangsung sebelum Ubur-ubur mangkat tahun 2006 dampak Drugs, sedangkan Ubur-ubur kuliah pada Perguruan Tinggi Swasta Malang yang kampusnya deket menggunakan kos-kosan dijalan “Tripple S” saya konfiden pembaca yg pernah kuliah pada Malang pernah denger nama itu, Kos-Kosan Putra-Putri yang populer Bebas & sepengetahuanku gak terdapat cowok ato cewek alim yg kos disana & pula lantaran tak jarang main-main kesanalah saya memahami yg namanya pergaulan bebas, yahhh Ubur-ubur Masih ngekos disitu hingga ketika itu & gak lulus-lulus lantaran dampak pergaulannya itu. Pagi itu saya diajak Ubur-ubur buat menemani beliau memperbaiki pompa air dirumah seseorang partikelir kelas kakap yg memiliki poly daerah kekuasaan pada wilayah Surabaya, pula punya usaha-usaha hiburan malam, usaha besi tua , & kemungkinan pula usaha-usaha illegal lainnya. Bang “Komet”(Alias) nama yang hampir semua partikelir-partikelir daerah madura-surabaya memahami, partikelir sekelas Hercules ato John Kei kalo pada Jakarta. Bokapnya Ubur-ubur merupakan seseorang tukang ledeng yang populer hampir satu kota lantaran beliau pernah ikut proyek pemipaan PDAM pada kota kami & pula lantaran masih jarangnya tukang ledeng pada wilayah kami. Sering kali kalo Ubur-ubur lagi terdapat pada Madura beliau disuruh memperbaiki mesin pompa air ato pemasangan pipa dll, yahh sebenernya sih bahasa kasarnya ngasih uang rokok secara gak eksklusif ke kita yg memang masih belum kerja & kebetulan Ubur-ubur udah memahami poly mengenai kerjaan bokapnya itu.Napi” begitulah sebagian temenku memberi nama julukan lantaran rabat rambutku yang tak jarang plontos telor ceplok misalnya Narapidana sewaktu jaman saya SMA, saya dari berdasarkan Bangkalan Madura kelahiran 84 & temenku yg dijuluki “Ubur-ubur”(Almarhum) sang sebagian temennya akan tetapi saya sendiri gak memahami kenapa beliau dijuluki itu, temen berdasarkan desa sebelah kelahiran 79, saya kuliah pada keliru satu PT dimadura semester lima dalam tahun 2004 dimana kisah ini berlangsung sebelum Ubur-ubur mangkat tahun 2006 dampak Drugs, sedangkan Ubur-ubur kuliah pada Perguruan Tinggi Swasta Malang yang kampusnya deket menggunakan kos-kosan dijalan “Tripple S” saya konfiden pembaca yg pernah kuliah pada Malang pernah denger nama itu, Kos-Kosan Putra-Putri yang populer Bebas & sepengetahuanku gak terdapat cowok ato cewek alim yg kos disana & pula lantaran tak jarang main-main kesanalah saya memahami yg namanya pergaulan bebas, yahhh Ubur-ubur Masih ngekos disitu hingga ketika itu & gak lulus-lulus lantaran dampak pergaulannya itu. Pagi itu saya diajak Ubur-ubur buat menemani beliau memperbaiki pompa air dirumah seseorang partikelir kelas kakap yg memiliki poly daerah kekuasaan pada wilayah Surabaya, pula punya usaha-usaha hiburan malam, usaha besi tua , & kemungkinan pula usaha-usaha illegal lainnya. Bang “Komet”(Alias) nama yang hampir semua partikelir-partikelir daerah madura-surabaya memahami, partikelir sekelas Hercules ato John Kei kalo pada Jakarta. Bokapnya Ubur-ubur merupakan seseorang tukang ledeng yang populer hampir satu kota lantaran beliau pernah ikut proyek pemipaan PDAM pada kota kami & pula lantaran masih jarangnya tukang ledeng pada wilayah kami. Sering kali kalo Ubur-ubur lagi terdapat pada Madura beliau disuruh memperbaiki mesin pompa air ato pemasangan pipa dll, yahh sebenernya sih bahasa kasarnya ngasih uang rokok secara gak eksklusif ke kita yg memang masih belum kerja & kebetulan Ubur-ubur udah memahami poly mengenai kerjaan bokapnya itu.Napi” begitulah 
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN