“Siapa Ibu itu?” gumam Reva pelan saat mengintip dari balik gorden. Ia bisa melihat seorang wanita gemuk paruh baya dengan rambut disanggul berdiri di depan teras sambil menenteng sebuah tas besar. 'Siapa ya ibu itu?' batin Reva. Tok tok tok! Wanita itu masih bersikeras untuk mengetuk pintu. “Assalamualaikum!” Dengan keberanian tinggi, Reva akhirnya membukakan pintu untuk wanita tersebut. “Waalaikumussaalam. Maaf cari siapa ya Bu?” tanya Reva sopan. “Maaf mengganggu malam-malam, perkenalkan saya Bik Juleha, saya ditugaskan sama Mamanya Den Zidan untuk bekerja di sini mulai malam ini.” “Ohh benarkah? tapi saya—“ Tringg! (tiba-tiba ponsel Reva berbunyi) Ponsel di tangannya berbunyi menandakan ada sebuah panggilan masuk. “Hm, sebentar ya Bu.” Reva mengangkat telepon dari mertuanya

