“Om Zidan,” gumamnya tanpa sadar sampai membuat Rian mengernyitkan dahinya. “Kamu ngapain di sini? katanya mau pulang,” tanya Zidan tapi matanya melirik Rian yang kini sedang menundukkan kepalanya. Reva sontak berdiri, mendekati Zidan. “Tadinya aku memang mau pulang tapi—“ “Hm, Reva. Aku pulang duluan ya, ada urusan mendadak. Sampai jumpa lain waktu.” Rian berdiri, memotong perkataan Reva sebelum akhirnya pergi meninggalkan sepasang suami istri itu tanpa menunggu respon dari keduanya. “Dia siapa?” tanya Zidan dengan mata memicing pada Reva. Zidan memang tidak mengenal Rian karena mereka memang tidak pernah bertemu sebelumnya. Ia bahkan baru tahu bila Risa memiliki kekasih di saat hari pernikahannya dan ia sama sekali tidak tahu bila kekasih Risa adalah Rian. “Aku jelasin nanti ya. Sek

