EMPAT PULUH LIMA

411 Kata

wajah pak Bejo terlihat murung sekilas, namun beberapa saat kemudian ia kembali menampil kan senyuman tipis untuk lawan bicara nya. tangan nya terangkat memberi kan gestur ramah untuk mempersilah kan Ucok, Soraya, Mang Saleh dan Aliyah masuk ke dalam rumah nya. "silah kan masuk dek," ujar pak Bejo. mereka pun bersama - sama berjalan masuk ke dalam rumah tua tersebut. "wah, rumah ini gak banyak berubah ya pak," ujar Ucok sambil melihat tampilan rumah tersebut masih sama seperti saat dia masih berusia tujuh tahun. "loh ini foto saya dan abang masih ada disini pak?" tanya Ucok saat dia menemu kan bingkai foto berwarna biru yang tidak sengaja tinggal di rumah lama mereka. "Iya le, saya sama ibu selalu mendamba kan seorang anak, namun sampe sekarang gusti Allah masih tidak mau member

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN