"Selamat sore pak," ujar Ucok setelah menatap ke arah jam tangan milik nya sekilas. Seorang laki - laki dengan blangkon dan baju kemeja batik berwarna cokelat tersenyum menyambut kedatangan Ucok beserta teman - teman nya di rumah kecil sederhana milik keluarga Ucok yang ia pakai sebagai tempat tinggal. Dulu pak Bejo tinggal di sebuah gubuk kecil yang terletak di kebun seorang saudagar kaya untuk menjaga dan merawat tanaman jagung serta cabai milik nya. Namun entah kenapa sejak saudagar itu meninggal, tidak ada lagi yang merawat tanah tersebut, bahkan tanda bahwa tanah tersebut di jual saja tidak pernah di pasang. Setelah itu, pak Bejo tidak memiliki tempat tinggal dan penghasilan yang pasti untuk memenuhi kebutuhan hidup diri nya dan sang istri, di tambah lagi sang istri memiliki b

