“Jogi-yo”. Dua orang gadis Korea yang diperkirakan berstatus mahasiswi itu menghampiri In-Hyuk. Sontak pria itu sempat melebarkan mata. Batinnya tegang. Namun berusaha untuk tetap tenang dan meladeni layaknya orang pada umumnya. “Uhmm.. maaf mengganggu waktunya, t-tapi boleh kami meminta foto bersama?” Tanya salah satu dari mereka dengan sangat sopan. Penuh keraguan. Sesekali menggigit bibir bawahnya. Pertanyaan itu membuat In-Hyuk semakin cemas bukan main. Bahkan keringatnya perlahan meleleh di sekitar dahi. Pemandangan itu membuat Lily langsung menarik Ryn untuk segera mencari tempat lain. “F-foto? Denganku?” Tanya In-Hyuk mencari kemungkinan lain. “Ne”. “Maaf, tapi penampilanmu tampak mirip denga

