Sambil dengerin mulmed-nya gaes :) - - - - Fani menghela napasnya dengan berat, ia sepertinya akan menyerah untuk mendapatkan Ardi kembali. Sejak dirinya memutuskan menjadi cewek gampangan err maksudnya gampangan dalam artian dirinya selalu mengiyakan setiap ajakan cowok-cowok untuk mengajaknya hang-out atau mengantar-jemputnya sekolah. Dia yakin Ardi mengetahui kelakuannya belakangan ini, baik mendengarkan atau pun melihat dirinya secara langsung, dan tentu saja ia peduli akan reaksi Ardi. Mungkin dengan kelakuan kekanak-kanakannya Ardi akan menemuinya kembali dan meminta penjelasannya. Tapi dugaannya salah, Ardi tidak melakukan apa yang dia pikirkan. Mantannya itu bahkan bersikap biasa saja, atau mungkin memang sudah tidak peduli lagi tentangnya dan itu tentu saja membuatnya berpik

