Bab 13

1441 Kata

Dan seketika itu juga Ardi memukul wajah Alan. "Bresengsek!" umpat Ardi murka sambil melayangkan kembali pukulannya pada wajah Alan. Alan yang kaget dengan pukulan Ardi pada wajahnya kembali tersentak kaget dengan bogeman mentah Ardi pada perutnya. Karena jujur saja ia tidak memperkirakan sang adik akan menghajarnya. Ingatkan Alan untuk mengikuti jejak Ardi yang jago dalam bela diri. Ardi yang merasa puas melihat Alan yang jatuh tersungkur oleh peebuatannya tersenyum sinis. "Kau melupakan jika kau pun bagian dari dirinya. Sayangnya dia yang kau maksud lebih mengakuiku!" pungkasnya santai namun begitu mematikan bagi Alan. Setelah membalas perkataan Alan dengan sama menyakitkannya, Ardi beranjak meningalkan sang Kakak yang masih jatuh tersungkur memegangi perutnya kesakitan. _ _ _

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN