Arga yang merasa terganggu, langsung menaikkan kepala dan dia dapatkan Risa di depannya. Arga menatap Riska dan menyuruhnya duduk untuk menemaninya. Rapi sayang Riska tidak melakukannya karena dia tengah bekerja. “Maaf, pak. Saya sedang bekerja___” “Saya sudah izin sama bos kamu.” Ucap Arga tanpa bisa di bantah Riska akhirnya duduk. Tangannya berkeringat, dia tidak suka dengan apa yang terjadi, pasalnya ini kali pertama sang bos menyuruhnya untuk duduk di bersamanya. Dia merasa ini sedikit mengganggu karena selama ini hidupnya adem ayem tidak pernah merasa tertekan seperti ini. Tapi ketika bersama Zanna dan bekerja di perusahaan besar, ada saja masalah yang Zanna lakukan pada orang yang bermana Arga, dan akhirnya dialah yang akan menjadi tempat bertanya orang-orang yang di beri perinta

