37

1622 Kata

Zaman melangkah perlahan dengan memegang erat sebuah nampan dengan berisikan secangkir kopi dan juga kue kacang beserta satu stoples kacang koreng yang dia bawa khusus untuk sang bos. Tok! Tok! Tok! Zanna langsung masuk setelah dia mendorong pintu dengan sedikit susah payah, karena nampan yang dia bawa cukup berat. Dia melihat Arga yang tengah berkutat dengan pekerjaannya. “Apa yang kamu bawa?” Arga langsung menatap dua stoples yang memperlihatkan kue yang biasa Arga hindari karena itu cukup banyak mengandung gula. Sedangkan yang satunya, itu bisa di kata bolehlah Arga memakannya sebagai camilan waktu dia bekerja seperti saat ini. “Berikan kacang itu, tapi silakan bawa kue yang satunya, aku tidak suka dengan kue yang seperti itu.” Ucap Arga mengambil kacang dan langsung memakannya. “L

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN