“Kenapa? Apa kamu sadar, kalau kamu bisa membuat orang yang c ada di depanmu merasa tertantang. Dengan apa yang kamu katakan tadi. Jadi, awas jangan bilang itu pada siapa pun, selain saya.” Ucap Arga dengan menatap Zanna yang tengah menatapnya balik. Zanna mengangguk, dia tidak akan memancing-macing itu pada orang lain sang bos bila dia tidak ingin merasakan lumatan yang menuntut darinya. “Ini!. Arga memberikan handphone miliknya. “Pesan makan, tapi jangan makan yang pedas, mau apa saja terserah kamu, dan mau sebanyak apa pun terserah kamu. Pii-nya nama panggilanmu.” Arga membiarkan Zanna berkutat dengan handphone miliknya, dan dia langsung pergi ke kamar untuk membersihkan muka dan berganti baju yang ini sudah tidak pantas lagi dia pakai karena sudah robek. Zanna membeli sampai 5 maca

