Adek Bayi Keesokan harinya Renata mencoba membuka matanya sesekali ia menggucek matanya agar terbuka sempurna. Renata tersenyum malu mengingat apa yang telah ia dan Dafa lakukan semalam hingga berungkali karena Dafa yang tak pernah puas dan selalu meminta lagi. Berkali kali Renata tersenyum melihat wajah Dafa yang tertidur pulas dengan wajah lelahnya ia mengusap lembut pipi Dafa lalu kemudian mengecupnya singkat. "kamu tampan sekali mas....meski pun kamu sedang tidur tapi kamu tetap terlihat tampan" gumamnya pelan. Renata bergerak pelan menyingkirkan lengan kekar milik Dafa karena tak ingin empunya terbangun. Ia mencoba bangkit dari ranjang dengan tertatih ia menuruni ranjang, sungguh terasa ngilu dibagian bawahnya saat ini...iyalah semalam Dafa melakukannya beberapa kali dengan ant

