"Nggggh ...." Renata menggeliat kemudian menerjap-nerjapkan mata ketika sebuah lengan kekar memeluknya erat dengan hati-hati Renata memindahkan lengan tersebut agar sang pemilik tidak terbangun. Renata bergegas menuju dapur untuk memasak sarapan. Dafa yang menyadari jika istrinya tak ada sampingnya pun segera menyusulnya ke dapur. Dengan langkah kecil Dafa mendekat ke arah Renata dan memeluk mesra istrinya dari belakang kemudian mencium pipi merah Renata. "Mas jangan gituanti kalau anak-anak lihat gimana?" ucap Renata mencoba melepaskan pelukan Dafa. Dafa justru semakin mengeratkan pelukannya dan sesekali mengecup leher jenjang Renata yang terekpos. "Mas, lepas! Aku gak bisa konsen masaknya kalau mas Dafa gitu," ucap Renata membujuk Dafa. Dari arah tangga kedua bocah berteriak gaduh

