Renata terbangun tengah malam karena suara bising dari televisi yang tadi ia tonton masih menyala dan menyadarkannya dengan janji video call dengan Dafa. Renata mencari ponselnya kemudian melihat notifikasi banyak panggilan masuk dan pesan dari Dafa. Renata mengusap kasar wajahnya lalu menghela nafas panjang. "Aduh, kalau Mas Dafa ngambek gimana ya?" ucapnya pada dirinya sendiri. Kemudian Renata berinisiatif membalas pesan dari Dafa mengatakan bahwa dirinya ketiduran karena kelelahan agar Dafa tidak berfikir macam-macam atau bahkan memarahinya. Namun matanya membelalak ketika pesannya langsung dibalas oleh Dafa. Renata mengumpat kesal karena Dafa hanya membaca dan tak kunjung membalasnya. Tanpa berpikir panjang Renata pun menelpon Dafa memastikan apakah Dafa marah atau tidak kepadanya da

