Enampuluhtiga

1180 Kata

Tepat pukul dua siang, acara pun usai sudah. Para tamu undangan telah bubar semua, menyisakan keluarga inti dari masing-masing pihak dan beberapa kerabat dekat lainnya. Para panitia yang berasal dari WO pun sibuk membereskan peralatan pesta. Di acara pernikahan Dhifa dan Hanif, Nenek Hanif yang bernama Raudhah alias ibu kandung Ayah Hilman turut hadir. Wanita tua itu mulai renta dan sakit-sakitan sehingga ia harus duduk di kursi roda dan memperhatikan Hanif dan Dhifa dari kejauhan. Dhifa merasa tak nyaman dengan sosok wanita tua itu. Benar apa kata Tasya, neneknya sombong sekali. Dhifa pun menyadari jika Nenek Raudhah tak menyukai dirinya. Sudah dapat dipastikan jika hal ini terkait dengan masa lalu Mama Heni dan Ayah Hilman. Beruntung wanita tua itu tinggal jauh di tanah Minang, sehin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN