Berjam-jam lamanya berada di dalam kamar hotel, membuat Dhifa jenuh. Sejak tadi ia menghabiskan waktunya dengan menonton drama korea. Ingin rasanya ia keluar untuk mencari angin segar dan melihat pemandangan kota Jakarta di malam hari. "Bang, aku ingin ke luar! bosan di sini terus." Dhifa memberanikan diri bebicara kepada Hanif. Sebenarnya ia butuh teman tak mungkin pergi sendiri. "Memangnya mau kemana?" Hanif yang tengah sibuk dengan gawainya segera mengalihkan perhatiannya ke arah sang istri. Pria itu melepas kacamata bacanya. "Cari makan di luar." Dhifa beralasan. Ia sangat berharap suaminya itu mengizinkannya. "Maaf, saya ga bisa. Sesuai titah dari papamu kita harus tetap berada di dalam kamar hotel." Hanif memberikan penolakannya. Ia tak mau mengambil resiko apapun. Kasus Tomy s

