Setibanya di butik, pelayan langsung menyambut mereka. Bukan hanya pelayan, manajer butik di sana juga ikut hadir, karena ternyata butik ini adalah milik Shaga. Sebenarnya Shaga ingin Shelia yang mengurus butik dan juga tempat produksi dan penjualan berlian yang mereka miliki. Tapi Shelia masih memikirkannya, karena dia ingin merintis usaha sendiri. "Silahkan, Pak. Kami sudah siapkan beberapa gaun pengantin yang terbaru," ucap manajer mempersilahkan. "Ada berapa produk terbaru yang keluar bulan ini?" tanya Shaga. "Sekitar sepuluh, Pak. Apa mau di coba semua?" tanya balik manajer itu. "Boleh, Aldara kamu coba dulu gaunnya biar nanti aku lihat mana yang cocok." "Kenapa harus di coba semua, kita pilih saja dulu yang sesuai. Kalau harus di coba semua malah repot," sahut Aldara. "Tapi aku

