Rencana Shaga

1071 Kata

Beberapa bulan pernikahan, kini usia Aura sudah satu tahun. Bayi mungil itu sudah bisa berjalan dan bicara meskipun tidak terlalu jelas, Aura semakin menyayangi Aura. Hanya saja Shaga semakin merasa jauh dari Aldara, karena Aldara tidak juga membuka diri. Dia lebih sibuk dengan segala kepandaian yang dipelajari Aura, Shaga memutuskan untuk bicara serius pada Aldara. "Setelah makan malam, aku ingin kita bicara. Kamu ke ruang kerjaku nanti," ucap Shaga sepulangnya dari kantor. "Mau ngapain, nanti yang jaga Aura siapa?" tanya Aldara. "Aura bukan bayi lagi, dia sudah bisa jalan dan bermain. Axel bisa menjaganya sebentar, kalau aku bilang mbok Ira pasti kamu beralasan lagi. Ini penting untuk kelanjutan hubungan kita, Aldara!" tegas Shaga. "Maksudnya apa, hubungan bagaimana yang kamu maksud

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN