"Jangan ajari aku gimana caranya bersikap baik dan mau nerima kamu. Kamu pastinya tau, seperti apa sikap aku sejak dulu sama kamu. Demi orang yang aku cintai, aku rela membiarkan orang sepertimu memberikan pengaruh buruk terhadapnya,-" "Tutup mulut lo... lo nggak tau apa-apa soal dia. Cuma gue yang tau gimana kehidupan yang udah dia lalui selama ini, tanpa ada satu orang pun yang ngerti dan paham tentang dia...." Rachel mengernyitkan keningnya menoleh pada gadis di sebelahnya itu. "Gue pastikan, dia nggak akan bisa jauh dari gue. Justru lo, yang akan dia buang... bukan gue." "Kita lihat saja nanti!" Rachel dengan santainya menyeruput kopi digelasnya. Dengan kesal Niken meninggalkan tempat itu, berlalu pergi meninggalkan Rachel. Selepas kepergian Niken. Rachel masih saja diam termenu

