Tepuk tangan dari seluruh tamu undangan pada malam perayaan hari jadi pertama resort milik Sir Maldef membuat Sisil dilanda kegugupan luar biasa. Wanita itu justru mencari sosok lelaki tampan yang sudah mengklaim dirinya sebagai kekasihnya sejak pertama kali keduanya dipertemukan dalam kejadiaan tidak terduga. Lelaki dengan sorot mata tajam menatap ke arahnya dan juga lelaki bernama Darwin Jaxon. Sisil mere-mas tangannya gugup. Dirinya harus bagaimana menghadapi situasi pelik yang kini tengah membelenggunya? Sisil memejamkan matanya sejenak, namun suara riuh para tamu undangan malah semakin tidak terkendali lagi. Mereka menyerukan agar kiranya Darwin Jaxon segera membawa sang wanita menuju dance floor yang telah disediakan. “Hei Bung jangan diam saja, lantai dansa sudah menunggu kalian b

