Naya menghembuskan nafas perlahan mencoba mengabaikan tatapan ingin tahu ketika ia memasuki gedung fakultas dan menuju ruang dosen. " Siang... bu Rani, bu Marinka" Rani yang tengah berbincang dengan Marinka mengangkat kepalanya, " Nay... " " Ada titipan dari Kak Narend." " Modul buat semester depan? “ " Mungkin." dikeluarkannya berkas dari dalam tas nya, " sama ini, untuk teman teman kakak di kampus." dikeluarkannya juga setumpuk undangan. " Syukuran? Jadi di tempat Julian? " Naya nyengir, " Azaz manfaat." Marinka menatap perempuan muda yang menutup kembali tas nya, " Kita makan siang bareng, yuk. " Naya dan Rani berpandangan lalu mengangguk. " Kemana? " tanya Naya, " Keluar ? " " Di kantin sajalah, aku masih ada kelas habis ini." kata Rani, meraih dompetnya, " Ayo." Berir

