Naya membuka mata dan menghembuskan nafas lega ketika melihat make up yang dilakukan oleh Winda sesuai ekspetasinya, " Sip, gini yang aku mau... natural. " Winda mendengus, ini bukan natural lagi. Ini make up dasarku setiap pagi ..." Naya meringis, " Tapi aku merasa ini sudah tampil beda kok." Riska mengulurkan kebaya, " Gantilah dulu, nanti aku rapikan lagi rambutmu." Naya bergerak ke kamarnya dan sebentar kemuadian sudah siap dengan kebaya biru muda dan kain batik bernuansa biru ," Sudah kan ?" " Gak mau ganti lipstik yang rada menyala, Nay ? Kamu pake kebaya lho/" Riska menatap dari atas ke bawah. " Ngeyel dia sih ... ini masih kalah sama dandanan ke mall." gerutu Winda. " Ish, emangnya mau nikahan pake make up tebal ?" Narend tertawa kecil sambil menikmati kopinya melihat Naya

