Pasangan Anastasha dan Darryl sekarang ada di supermarket, mereka sedang belanja persediaan selama mereka tinggal di Paris. Semua camilan Anastasha masukkan ke dalam keranjangnya, cokelat masih mendominasi. Sedangkan Darryl ia perintahkan mendorong keranjang troli belanjaannya. “Good morning, brother!” Darryl menoleh ke samping kirinya, Joshua sudah berdiri di sana dengan senyum khasnya. “Ngapain lo?” tanya Darryl, berjumpa dengan Joshua adalah suatu bencana untuknya. “Ya belanja, lah, masa ngantor. Jangan ngadi-ngadi, lo!” “Jauh-jauh, gih, muak gue tiap hari liat muka j*****m lo!” Joshua menggelengkan kepalanya tak habis pikir, “Gitu amat lo sama sahabat sendiri.” Darryl tak peduli, ia mempercepat langkahnya mengejar Anastasha yang sudah jauh mendahuluinya. Sedang Joshua mencibir

