Tepat sembilan puluh hari kemudian. Di sebuah perusahaan di Jepang, sedang rapat Pendiri dan Ceo dan para bawahannya. Neal Construction Company, salah satu cabang perusahaan Darryl yang sepenuhnya ia percayakan pada Joshua. “What requires me to approve the proposal?” tanya si pendiri, Darryl. (Apa yang mengharuskan saya untuk menyetujui proposal itu?) “You must approve it. Because we will make property and facilities that haven't even been before.” (Anda harus menyetujui. Karena kita akan membuat properti dan fasilitas yang bahkan belum pernah ada sebelumnya.) “For example?” Joshua, pria itu menampilkan gambar di layar monitor. Sebuah gambar yang menjadi idenya, yang ia yakin akan untung besar. Dan sekarang ia berusaha meyakinkan agar Darryl menerima proposalnya. Joshua menjelaskan

