A dink a dink 7 dalam; Gigitan sayang (Last Part)

1650 Kata

  Kebisingan dalam unit apartemen dan gerak langkah-langkah mungil bergerak ke sana  ke mari, sudah menjadi kondisi lumrah setiap pagi. Gemmy menyesap kopinya yang sudah dingin, entah sejak jam berapa kopi itu dibuat. Di belakang punggungnya, istri dan anak laki-lakinya saling berlarian. Lebih tepatnya, sang istri mengejar anaknya yang menolak mengenakan celana. "No, Batih no pant!" seru Fatih dari persembunyiannya di balik sofa. "Fatih kalo mau ke sekolah harus pake celana. Malu diliat orang-orang nggak pake celana. Dikira masih baby, gimana?" rayu Ratu yang tidak sabar ingin menarik paksa anaknya, tapi terhalang konsekuensi jeritan Fatih yang bisa menimbulkan komplain penghuni unit lain. "Baby," gumam Fatih. Dia tidak senang disamakan dengan baby. Anak-anak yang disebut baby adalah a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN