Skidamarink

537 Kata

  Fatih membuka kulkas dua pintu. Matanya menjelajah seluruh isi kulkas hingga berhenti pada botol berwarna pink, yang menarik perhatiannya. Kepalanya berputar pada pintu dapur yang kosong. Orangtuanya masih pulas saat dia bangun, dan meninggalkan kamar. Mungkin sekarang pun, mereka masih terlelap setelah sepanjang malam dihabiskan dengan pergulatan di ruang tamu. Pilihan Fatih tetap pada botol kaca berwarna pink itu. Dia berjinjit agar dapat menjangkau botol yang berada di deretan atas lemari pendingin. Usahanya berhasil. Botol berukuran tiga puluh senti meter itu segera dia peluk. Tanpa peduli kondisi kulkas dua pintu yang masih terbuka, Fatih berpindah ke ruang TV. Dia membuka tutup botol setelah merangkak naik ke atas sofa. Mulutnya menyorong pada bibir botol. Satu tegukan. Mata Fat

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN