Siang menantang para pengguna jalan. Tidak jauh di seberang, bangunan megah berbentuk rumah satu lantai berdinding hijau dan ungu kelabu menawarkan kesan kalem. Di dalamnya keriuhan suara tawa, teriakan, dan obrolan beragam orang memadati tiap ruang terbuka besar yang disebut lobi. Sebuah mobil mini van putih mewah berhenti di pelataran bangunan. Pintunya bergeser otomatis, diikuti turun seorang perempuan berambut kecokelatan. Sandal angkle strap-nya dilepas dan ditaruh pada rak sepatu khusus tamu. Dia mendorong pintu kaca, masuk ke dalam lobi yang ramai oleh anak-anak dan orang dewasa. "Hello, Batih Mama!" Sapaan riang seorang gadis cilik berusia tiga tahun, mengalihkan konsentrasinya memindai seisi ruangan. "Hai, Zelga," balasnya ramah. Dia jongkok menyejajari badan mungil Zelga. "

