Saat Zehra masuk ke kamar utama, dirinya langsung bertatapan dengan Athan. Ia terkejut, bahkan sampai memundurkan langkahnya ke belakang. Tatapan Athan berbeda saat mereka masih berada di Roma. Tatapan hangat yang pernah Zehra lihat untuk pertama kalinya di Roma, sekarang kembali berubah menjadi tatapan dingin. Bahkan lebih dingin dari sebelumnya. Zehra mengalihkan tatapannya ke arah lain dan berniat untuk berjalan ke tempat tidur, namun Athan menahannya. Zehra lantas kembali menoleh ke belakang dan bertatapan dengan suaminya. Wanita itu merasa bingung dengan perubahan sikap Athan yang begitu labil menurutnya. Seperti anak remaja pada umumnya. "Mau kemana?" Athan bertanya dengan ekspresi datar. Zehra menghela napas lelah sambil memutar bola matanya. "Aku mau tidur, Athan. Aku lelah sekal

