Chapter 100

937 Kata

Reza hanya menyimak apa yang di lontarkan oleh Mang Tarjo, dirinya begitu lelah dengan seharian yang ia alami. Dari mulai mendengar apa yang sepupunya lontarkan dan hingga mendengar cerita dari Monica seharian. “Enggak akan aku ceritakan balik sih Mang Tarjo,” ucapnya dengan membantu Mang Tarjo membuka lipatan kasur lipat di ruang keluarga. Rumah Monica memang terdapat kamar tamu tetapi Reza jauh lebih memilih beristirahat di ruang keluarga dengan Mang Tarjo. “Intinya, Non Monica itu sering sekali keguguran. Jangankan keguguran, bahkan ia beberapa kali mencoba berniat ingin bunuh diri.” “Hah? Apa Mang Tarjo? Sebentar, aku mau beresin bantal dulu. Bagaimana? Aku belum paham Mang Tarjo?” Tanya Reza dengan rasa penasaran. Mang Tarjo hanya terkekeh, dirinya menarik diri untuk bercerita. Ma

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN