Masih dalam dalam suasana perjalanan didalam mobil, Pak Dodi hanya berbicara sedikit kepada Prass, “Saya tadi diluar dan melihat sekretaris Tuan Muda Prass, sepertinya gaunnya kotor. Lagipula Tuan Bryan tidak menyukai sekretaris Tuan Muda Prass. Mungkin tadinya dia ingin ikut kepesta tetapi ada salah satu teman tuan yang datang mengantarnya kembali ke mobil,” ucap Pak Dodi sembaring menyetir mobil kembali, dirinya berbicara datar dengan alunan musik lembut dari alunan piano didalam mobil Prass hanya mendengarkan dengan merebahkan diri di bantalan jok mobil, “Lisa? Bukannya dia enggak mau datang ke acara, izinnya mau berbelanja dan jalan-jalan. Biarlah dia mau sama siapa, lagipula didepan saya ada Nara. Jangan bicara apapun perihal tentang Lisa kepada ayahku, bisa-bisa dia marah.” Pak Dod

