William hanya terkesima ketika Reza datang dengan salah satu resepsionis kantornya, masih dengan terpaku, Monica hanya menjawab Reza yang begitu khawatir kepadanya. “Za, kok lo disini? Tenang saja gw enggak apa-apa. Oh’ iya jangan lupa itu salah satu atasan gw didepan lo, namanya Pak William yang kemarin gw certain sama lo.” Reza terdiam dengan salah tingkah, dirinya lupa bahwa ini adalah salah satu klinik kantor yang masih berada di suasa kerja. “Ah’ maaf, saya Reza sahabat Monica. Maafkan saya karena rasa khawatir saya begitu kental, maaf jika saya datang tiba-tiba khawatir dengan Monica. Kebetulan sore ini saya mau menjemput Monica pulang. Oh’ iya perkenalkan nama saya Reza Wibowo,” ucap Reza sembaring menjulurkan tangannya ke arah William. William hanya membalas jabat tangan yang di

