Chapter 106

1449 Kata

Lisa hanya merasakan sakit dikepalanya begitu linu. Bagaimana tidak, Prass mencengkram rambutnya begitu kencang dengan remasan yang penuh emosi. Bahkan, Lisa hampir tidak bisa menahan kekuatan seorang Prass, “Prass … lepasin, gw jelasin sama lo!” teriak Lisa kembali dengan suara yang merintih, dirinya kembali menahan sakit karena Prass masih menjampak rambut Lisa. Bau alkohol begitu lekat keluar dari mulut seorang Prass Devano, bahkan laporan dari William dan juga cctv yang terlihat dari parkiran diberikan kepada Prass Devano, “Jangan lo pikir gw dirumah dan gw enggak pantas tahu, huh? Dasar jalang! Sudah gw bilang jangan pernah sentuh Monica sedikitpun! Lo harus tahu itu!” teriak Prass kembali dalam keadaan mabuk, dirinya kembali meminum bir dengan sekali tegukan. Hingga remasan kepalany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN