Aji Brahmanto mengantar tamu bisnisnya keluar rumah, dirinya hanya melambaikan tangan dan tersenyum ketika membawa rekan bisnisnya keluar rumah. Aji hanya tersenyum sesekali melihat Bi Darsih, Bi Darsih yang sudah menyeduh kopi dan juga membawakan makanan ringan hanya terdiam dengan membawa dua cangkir kopi diatas nampan. “Sudah pulang tuan? Padahal saya sudah menyeduh kopi.” Aji meminggangkan kedua tangannya di pinggang, “Bi Darsih, apa Monica masih berkomunikasi dengan Prass? Kebetulan saya hampir jarang dirumah. Biarlah itu jadi urusan ibunya, apa yang Bi Darsih dengar hari ini anggap saja tidak terjadi apa-apa, kebetulan saya dan istri mau pergi lagi keluar kota. Jadi Bi Darsih menginap saja dirumah mala mini bersama Mang Tarjo.” “Baik tuan, saya permisi dulu ke belakang mau kasih ko

