Nara masih merasa sabar dengan terus merayu Luxio dihadapannya kini, masih dengan tatapan yang begitu licik. Dirinya berhasil membuat seorang Luxio untuk meredam, Luxio duduk di ranjang ukuran king size dengan Nara yang berada disampingnya. “Lux, aku tidak meminta banyak kepadamu. Bukankah kau masih mencintaiku? Aku memberikan sebuah harga yang mahal untukmu, Lux.” Luxio hanya terdiam dengan tatapan pasrah, dirinya berdiam diri sejenak dengan berpikir. Beberapa menit kembali dirinya melirik ke arah Nara dengan hembusan napas datar. Sayangnya, Nara begitu cepat bergerak dihadapannya kini. Tubuh mungil dan rampingnya terlihat ketika Nara menarik resleting gaunnya di hadapan Luxio Samael. Gerakan pelan jarinya mengikuti arah resleting gaun miliknya, menanggalkan penuh dengan tubuh yang se

