Pactum | 51

1130 Kata

"Natasya kenapa pulang tidak memberitahu saya?" tanya Kenan pada Lala setibanya dia di rumah. Sehabis ngantor tadi Kenan ke rumah sakit, kata seorang perawat Natasya sudah meninggalkan ruangannya sebelum jam makan siang. Kenan kaget, wanita itu belum sembuh total kakinya. Bisa-bisanya tidak ada seorang pun yang melarang dia balik ke rumah. Lala menunduk takut. "Nona Tasya begitu memaksa, Tuan. Katanya keadaan Nona sudah baik-baik saja." "Apanya yang baik-baik saja? Kamu lihat kan perban pada kakinya saja belum diperbolehkan di lepas. Dia juga sedang mengandung, keadaannya masih lemah." Kenan mengusap wajahnya. Dia sangat lelah, di tambah lagi masalah seperti ini. "Di mana dia sekarang?" tanya Kenan mencoba meredamkan amarahnya. Dia tahu sekarang Lala ketakutan, tubuhnya sampai bergetar.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN