Jam dua dini hari, Natasya merasakan jika perutnya tiba-tiba lapar. Jarang sekali hal seperti ini terjadi sebelumnya, tapi setelah Natasya hamil ... hampir setiap malam perutnya meminta diisi kembali agar bisa tertidur hingga pagi. Natasya kesal, makanan dalam kamarnya tidak ada yang enak--menurutnya, sebab sekarang Natasya malah menginginkan baby cumi pedas. Ingin sekali, sampai rasanya tak bisa berhenti menelan salivanya sendiri. Dengan bantuan tongkat kakinya, Natasya melangkah perlahan menuju dapur. Tadi siang dia sudah meminta Lala membelikan baby cumi. Berharap sekali Lala sudah membelinya, Natasya sangat ingin menyantap makanan satu itu. Natasya menggeledah tempat penghangat makanan, tapi di sana tidak terdapat baby cumi. "Apa Lala membeli baby cumi yang mentahnya?" tanya Natasya

