"Mas..apa mas marah ? tanya nan cemas takut mengganggu privasi Daniel. "Ah tidak apa na.. apa ada yang kamu perlukan sampai kembali ke rumah ? jawab Daniel berusaha memutar keadaan. "Nadine berpikir bagaimana kalau kita ke tempat paman ed "Tanya Nadine dengan wajah yang sedikit rapuh. Sepertinya ada kegelisahan besar dalam diri Nadine yang tak bisa di keluarkan. "Baiklah kita akan ke sana, apa harus sekarang ? "Ucap Daniel pada Nadine yang begitu linglung hari ini. Bukan nya ada jadwal di kampus ? “ .. na... Nadine... BRUGH tiba- tiba Nadine kehilangan kesadaran di pelukan Daniel. Dengan cepat Daniel membawa Nadine keranjang dan menelpon paman ed untuk segera tiba. Daniel memang sangat mengandalkan dokter keluarga nya itu, tanpa Daniel tau bahwa keluarga itu banyak mengambil bagian da

