Bab 16. Pagi yang Panas

1054 Kata

Sherly mendesah kasar, wanita itu menggulingkan badannya di atas kasur. Dia merasa bosan sekaligus jenuh, hari Minggu biasa wanita itu isi dengan jalan-jalan sampai malam bersama kedua sahabatnya. Namun, untuk kali ini Sherly bahkan tak bisa melakukan itu. Mungkin Dimas akan mengizinkan, tetapi sudah pasti Sherly akan dikawal oleh Arthur. Hal itu sudah pasti tak bisa membuat Sherly bergerak dengan bebas dan wanita itu akan merasa tertekan nantinya. Pintu kamar terbuka, Sherly langsung menghentikan gerakan menggulungnya. Dia memandang Dimas yang memasuki kamar dengan segelas jus yang Sherly yakini itu adalah jus jeruk. Alis Sherly bertaut, dia mengubah posisi menjadi duduk bersila. Kedua tangan Sherly diletakkan di atas kakinya, wanita itu memandang Dimas dengan tatapan lekat. Sadar diperh

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN