Duduk dipekarangan apartemen sembari penikmati pemandangan pantai menjadi hal yang menyenangkan pagi ini. Ditemani secangkir teh saat mengobrol pun menambah kesempurnaannya. Setelah malam yang penuh drama, Elena dan Kynnan memutuskan untuk bersantai dan tidak keluar dari apartemen hari ini. Kejadian semalam memang sangat menguras emosi bagi keduanya. “Kau ingin makan sesuatu?” tanya Elena. Kynnan menggeleng. “Aku tidak lapar.” “Kau yakin?” “Apa boleh aku memakan dirimu saja?” Elena menaikkan sebelah alisnya pertanda ia tidak mengerti maksud omongan Kynnan. Sedangkan dirinya malah tertawa kecil melihat ekspresi Elena yang kebingungan. “Aku bercanda.” “Apa kau ingin s**u?” “Tidak,” kata Kynnan. “Kau banyak tanya sekali pagi ini.” “Aku hanya khawatir padamu.” Kynnan tersenyum. Senyum

