12

1130 Kata

Elena masih terjaga saat matahari pagi mulai menerangi seluruh sudut apartemen. Semalaman Elena terus mengusap puncak kepala Kynnan agar ia bisa tidur dengan tenang. Benar saja, tidur Kynnan sangat lelap. Ia harus bangkit dan membuat sarapan sekarang. Perlahan Elena melepaskan diri dari pelukan Kynnan dan pergi menuju dapur. Rasa kantuk yang menyerang Elena membuatnya memutuskan untuk hanya membuat omelet telur serta menyajikan roti dan selai diatas meja makan. Baru saja ia meletakkan penggorengan diatas kompor, dua tangan besar tiba-tiba memeluk Elena dari belakang. Elena yang terkejut segera menoleh bersamaan dengan Kynnan yang menyandarkan kepalanya dibahu kanan Elena. “Selamat pagi, gorgeous.” “Selamat pagi,” kata Elena sedikit canggung mendapat perlakuan seperti itu dari Kynnan. “Ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN