Elena kembali berjalan menuju kamar rawat Kynnan. Terlihat Taylor yang baru saja keluar dari kamar Kynnan sembari membawa vas berisi bunga yang sudah layu agar digantikan dengan bunga baru. Elena mengambil vas dari tangan Taylor dan seikat bunga lily yang ada diatas kursi. Taylor yang mengerti mempersilakan Elena masuk dan segera menutup pintunya. “Siapa yang mengizinkanmu masuk, Elena?” Elena merinding saat akhirnya ia kembali bisa mendengarkan suara berat milik Kynnan setelah sekian lama. Ia berusaha mengontrol dirinya dan terlihat seakan tidak peduli dengan pertanyaan yang Kynnan ajukan padanya. “Besok setelah makan siang kau akan mulai sesi terapimu,” kata Elena sembari menata bunga didalam vas. “Aku yang akan menemanimu.” “Aku bisa melakukannya sendiri,” kata Kynnan. “Taylor bisa

