Kynnan menepati ucapannya kalau ia dan Elena akan kembali ke Jakarta, kini mereka sudah berada di bandara dan siap untuk terbang—dengan tetap dihiasi keheningan seperti biasa. Elena masih tidak bisa menggambarkan perasaannya kali ini, apakah ia harus senang atau malah sebaliknya. “Elena,” Elena yang sedang membantu Kynnan berjalan untuk masuk ke dalam pesawat dihentikan oleh Anita yang memanggil namanya. “Bisa kita bicara sebentar?” Elena mengangguk tanda ia setuju. Dengan sigap Taylor mengganti posisi Elena untuk membantu Kynnan, sedangkan dirinya berjalan sedikit menjauh dari pesawat untuk berbicara dengan Anita. “Ada apa Anita?” tanya Elena. “Ada beberapa hal yang harus kuberitahukan padamu,” kata Anita. “Perkembangan kaki Kynnan sudah cukup baik, meski seharusnya ia melakukan tera

