Bertahan sulit, ke luar juga bukan keputusan yang mudah. Akhir bulan, Nayyara dirundung kebimbangan. Di kemuning sebenarnya sudah nyaman, bahkan gaji yang diterima juga lebih dari cukup untuk biaya hidup dan ditabung persiapan lahiran beberapa bulan ke depan. "Sayang, bunda harus gimana sekarang? kamu di dalam sini semakin besar, dan nggak mungkin juga bunda menyembunyikanmu terus. Selain nggak bagus untuk tumbuh kembangmu, bunda juga pasti merasa begah, sesak, nggak nyaman untuk kita berdua." Nayyara ngobrol dengan calon anaknya pagi ini saat menyiapkan sarapan untuk dirinya sendiri. "Bunda harus gimana ya, Nak." Lagi-lagi Nayyara berkomunikasi dengan calon anaknya sambil menyantap nasi goreng petai buatannya sendiri. Dering ponsel mengusik pikiran Nayyra yang sedang mengembara enta

