Bu Niken khawatir pada Nayyara saat gadis itu memutuskan untuk resign. Sebagai wanita yang matang dan punya rasa empati pada sesama wanita, pasti kepikiran dengan nasib Nayyara juga janin dalam kandungannya. Bagaimana nanti nasib mereka setelah si ibu tidak bekerja lagi. "In sya Allah di mana pun saya berapa pasti Allah akan menjaga saya, dan saya yakin kalau dia juga membawa rezekinya sendiri," ucap Nayyara sambil mengusap perutnya perlahan, tak lupa ditampilkan senyum terbaiknya supaya wanita di hadapannya tidak merasa khawatir terus menerus dengan keadaannya. Nayyara tipe gadis yang tak mau dikasihani, seberat apapun cobaan yang dihadapi, rasanya Nayyara bisa melewatinya sendiri. Gadis bermata teduh itu sudah terbiasa mengandalkan Sang empunya kehidupan, tak mau kecewa jika harus ber

