Bab 23. Pergi

1112 Kata

Siska memandang lekat Nayyara yang duduk di hadapannya. Posisi mereka sudah seperti seorang penyidik sedang mengintrogasi terdakwa kasus kejahatan besar. "Sis, ngelihatinnya biasa aja bisa nggak sih," protes Nayyara dengan wajah cemberut. "Nggak!" "Emang aku salah apa coba, kamu sampai begitu banget?" "Kamu hutang penjelasan, kenapa mas bos sampai nyari kamu padahal udah dua bulan kamu keluar dari tempatnya, aneh aja rasanya," ujar Aini masih menatap lekat Nayyara. "Mana aku tahu, tadi kamu sendiri juga udah tanya sama dia'kan?" Nayyara mebalikan pertanyaan Siska. "Udah jujur aja, kalian ada hubungan apa?" tembak Siska jengkel, karena Nayyara masih belum mau terbuka tentang apa yang terjadi dalam hidup sahabatnya itu dan mungkin saja dirinya melewatkan sesuatu. "Nggak ada hub

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN