Bab 24. Yogyakarta

1102 Kata

Tugu Yogya masih ramai aktifitas, saat Nayyara menginjakan kakinya di peron stasiun, sekeluarnya dari KRL terakhir. Seorang porter mendekat dan menawarkan jasanya saat melihat Nayyara sedikit kesusahan Stasiun membawa barang-barangnya. Sebenarnya Nayyara tidak berniat menggunakan jasa porter, hanya saja melihat lelaki yang mungkin seusia kakaknya masih berjuang mengais rezeki malam-malam seperti ini, maka berbagi sedikit rezeki tentu tak ada salahnya. "Mbak mau ke mana?" tanya petugas porter sambil mengiring langkah kaki Nayyara keluar dari statiun. "Belum tahu, Pak. Rencananya sih mau cari rumah kontrakan di pinggiran saja, jangan di tengah kota," jawab Nayyara. "La ini mau ke mana dulu rencananya?" "Mungkin cari penginapan saja dulu, Pak." "Kalau begitu saya antar sekalian saja b

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN